VIVAnews - Bulan, yang merupakan satelit alami bumi, ternyata mengkerut. Hasil riset terbaru menunjukkan proses itu terlihat dari berbagai retakan pada kerak bulan. Retakan-retakan yang menyebabkan bulan menyusut itu terbentuk karena proses pendinginan selama miliaran tahun.
Alhasil, diameter benda yang tampak indah dari bumi itu berkurang sekitar 328 kaki atau 100 meter. Tentu saja perubahan ukuran itu tidak dapat diamati dengan mata telanjang. Diameter bulan sendiri adalah sekitar seperempat dari bumi.
Peneliti menemukan 14 titik yang diyakini telah menyebabkan kerutan di kerak bulan, dalam bentuk seperti jurang yang curam. Hal itu dijelaskan Thomas R. Watters dari Pusat Pengamatan Bumi dan Planet-Planet dari Museum Antariksa dan Udara Smithsonian, AS.
Awalnya, peneliti menemukan lereng-lereng curam itu di garis khatulistiwa bulan. Tetapi belakangan, hal itu juga ditemukan di berbagai tempat lainnya. Tebing-tebing curam itu memanjang membentuk suatu kawah kecil yang cenderung menghilang dalam kurun waktu tertentu. Ini menunjukkan lereng-lereng itu terbentuk dalam waktu yang sangat panjang.
"Temuan yang paling menakjubkan adalah bahwa kontraksi itu masih terjadi dan menunjukkan bahwa kerutan bulan terus aktif," kata Watters. (Associated Press | kd)
Total Pageviews
Popular Posts
-
Industrial Scars is an environmental photography project by American photographer J Henry Fair, which explores the detritus of our consum...
-
Germany’s famous East Bavarian Beard Club played host to the European Beard and Moustache Championships high in the Austrian Alps on Octobe...
-
Photographer Michael Wolf spent 30 days in a Tokyo metro station, capturing the traumatized faces of commuters on their way to work. Their ...
-
Scarecrows of all shapes and sizes, including some rather familiar faces, come to life at the annual two-week Kettlewell Scarecrow Festival...
-
Subodh Gupta is an artist based in New Delhi, India. His work encompasses sculpture, installation, painting, photography, performance and ...
-
Vienna-based choreographer Willi Dorner presented a public art series called ‘Bodies in Urban Spaces’ in the Lower Manhattan area last Sund...
-
“The Unnatural History Museum” is a collection of cute needle felted woolen sculptures by Japanese artist/illustrator Hine [pronounced hee-...
-
Polisi menangkap seorang warga dalam demonstrasi di Kuala Lumpur, Malaysia VIVAnews – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di negar...
-
The Marathon des Sables has been described as the toughest race on earth. The race consist of one long walk – 254 km - across one of the hot...
-
The clean waters around the island of Palawan in the Philippines Sea have attracted investors to pearl farming for decades. There are sever...